Muspika Kotarih Adakan Sidak, Atas Dugaan Praktek Perjudian Di Bahisam

  • Whatsapp

Kotarih, Buanapos – Muspika Kotarih, terdiri Camat Kotarih L Naibaho S.Sos, Kapolsek Kotarih AKP Budiarto, Dan-ramil 17 Kotarih, S Sembiring serta didampingi Kanit Intel Polsek Kotarih Aipda Ep. Sianipar, Kepala Desa Kotarih Baru, Zulkifli, mengadakan Sidak(Insfeksi Mendadak), Selasa (12/05) ke Dusun 3 Bahisam Desa Kotarih Baru, Kecamatan Kotarih, Kabupaten Serdang Bedagai.

Sidak  unsur Muspika ini, dilaksanakan sehubungan dengan adanya aduan masyarakat Desa Kotarih Baru, oleh BPD kepada Kepala Desa, berupa surat yang isinya, telah ada dugaan peraktek perjudian di warung warga yang bernama Derajat (ayah) dan warung Ricardo Purba yang beralamat sama-sama di Dusun 3 Bahisam, Desa Kotarih Baru.

Bacaan Lainnya

Sidak yang dipimpin Kapolsek Kotarih AKP Budiarto, cukup mengejutkan pemilik warung dan pengunjung warung lainnya. Setelah memeriksa situasi warung, tim Sidak tidak menemukan adanya peraktek perjudian.

Saat pemilik warung Suderajat (ayah) dikonfirmasi wartawan mengenai adanya dugaan peraktek perjudian diwarungnya , Suderajat menjelaskan bahwa, “dulu memang pernah dan sudah lama sekali, kalau sekarang sudah tidak ada karena saya disini berjualan nasi, bakso, kopi, teh, dan gorengan dan selain orang sini ada juga warga luar yang merupakan langganan makan minum disini sebagai  pelangsir sawit(along-along) ,” terang Suderajat alias ayah.

Pihak media sempat mengkonfirmasi pengunjung warung yang lagi makan minum,diwarung Suderajat, yakni Esron Perangin-angin(50) penduduk Desa Kotarih Pekan, menjelaskan kepada pihak media, bahwa dugaan itu tidak benar, karena setahu saya, ” Pak Derajat ini berjualan nasi, warung kopi dan sebagainya, paling ada main catur, seperti saya ini,” terang Esron, sambil memandang papan caturnya kembali. Penjelasan hal sedana juga dari Yongki(40) penduduk Dusun 3 Bahisam Desa Kotarih Baru, Dia menerangkan,” setahu saya selama ini warung Pak Suderajat ini adalah warung nasi, misop, gorengan, dan tidak ada peraktek perjudian di warung ini, ” jelasnya kepada awak media.

Terpisah, tim Sidak melanjudkan perjalanan ke warung Ricardo Purba yang juga berada dilingkungan Dusun 3 Bahisam Desa Kotarih Baru yang juga diduga adanya unsur peraktek perjudian.

Tim menghampiri warung Ricardo, namun tidak ada juga ditemukan  peraktek perjudian. Pihak media langsung menemui sipemilik warung, Kasma Boru Tumanggor(istri Ricardo Purba).

Saat dikonfirmasi wartawan, Kasma menjelaskan, ” bahwa diwarungnya tidak ada peraktek perjudian, yang ada hanya orang marung, makan, minum, sebagaimana pada saat sekarang ini. Kalau dulu pernah ada sekira 3 Bulan yang lewat, namun setelah dilarang pihak kepolisian sampai sekarang tidak pernah ada lagi yang namanya peraktek perjudian, ” jelas Kasma kepada pihak media.

Saijo salah seorang warga Dusun 3 Bahisam yang merupakan langganan minum diwarung Ricardo, juga mengatakan hal yang sama,” bahwa peraktek perjudian di warung ini sudah tidak ada lagi, sejak tiga bulan yang lalu. Dan harapan saya dengan adanya tim Sidak ini turun langsung, dapat lebih membuat masyarakat tidak bermain judi lagi,” harap Saijo.

Kepala Desa Kotarih Baru, Zulkifli, saat dimintai keterangannya dilokasi menerangkan kepada media,”  memang sebelum ramadhan adalah kegiatan dibelakang, terlepas ada tidaknya peraktek tersebut, ini menjadi praduga masyarakat, sehingga masyarakat memberitahukan kepada BPD, tentang dugaan tersebut,” papar Zulkifli.

Dengan adanya laporan ini lanjudnya, kita tindak lanjuti dengan cara pertama turun langsung kelapangan namun tidak ada kegiatan judi kemudian yang kedua  menyurati para pemilik warung berupa himbauan yang isinya agar jangan ada perjudian dan kumpul-kumpul, ” saya berharap agar masyarakat, jangan lagi warung tersebut dijadikan praktek perjudian sehingga kedepan masyarakat tidak perpandangan negatip terhadap warung tersebut,” pungkasnya.

Hal ini disampaikan dan ditekankan oleh Kapolsek Kotarih AKP Budiarto didepan pemilik warung dan warga yang lagi marung , agar jangan ada lagi laporan masyarakat setelah Sidak ini,

jika ada lagi laporan dan terbukti benar, maka akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku. (Baroes). 

Pos terkait