Bambu Unik Ramaikan Pameran Benda Bertuah Baksos FKPPAI 2019 Di Paluh Merbah Percut Sei Tuan

  • Whatsapp

 

Paluh Merbau Percut, Buanapos
Bambu unik bentuk berbagai motif, turut di tampilkan dalam meramaikan pameran benda bertuah pada acara baksos fkppai dpd sumut di paluh merbau, desa tanjung rejo kecamatan percut sei tuan kabupaten deli serdang sumatera utara. Sabtu/minggu (26/27-10-2819).

Bacaan Lainnya

Demam batu sudah berlalu. Kilas Balik, pada saat buming sampai seantero nusantara sampai kemanca negara peminatnya disibukkan memburu batu alami yang dapat dijadikan hiasan cincin, liontin, dan sebagainya.

Setelah setahun cerita batu berlalu, kini muncul pula perburuan tentang bambu-bambu unik. Buluh biasa disebut Bambu merupakan jenis tanaman yang berumpun, beruas dan berbatang bulat banyak ditanam oleh masyarakat dijadikan tapal batas bahkan mampu menahan terjadinya abrasi atau erosi pada tepi pantai dan sungai.

Selain itu, bambu sudah menjadi komoditi yang dapat dijadikan bahan baku untuk berbagai keperluan industri. Seperi kursi, meja, dinding, tali dan lainnya.

Namun kali ini bukan manfaat real nya yang akan diulas, tetapi bentuk keunikannya yang menjadi daya tarik kaum supranatural. Dan Melalui Komunitas Kapas Sutra binaan FKPPAI Sumut dipimpin oleh Bang Muri mermaikan pameran menampilkan Bambu-bambu unik koleksi mereka. Berbagai motif bambu unik menghiasi pameran benda bertuah.

Menurut bang Muri, Seyogyanya ranting pada ruas bambu saling bersinergi apabila ruas sebelumnya sebelah kanan maka ranting pada ruas berikutnya (ruas lain) akan berseberangan yaitu sebelah kiri.

Lebih jauh dikatakannya, oleh praktisi supranatural ternyata ditemukan juga pada sebuah bambu yang memiliki ranting sejajar berbeda ruas bahkan ada ranting yang sejajar satu ruas kiri kanan.

Apabila sebuah bambu memiliki ranting sejajar berbeda ruas maka dinamakan bambu unik ranting sejajar, sementara bambu yang ranting sejajar satu ruas kiri kanan diberi nama bambu unik patil lele.

Adapun jenis-jenis bambu unik yang sudah banyak ditemukan oleh sejumlah praktisi dan sudah diberi nama oleh sang penemunya sebagai berikut:

1. Bambu Pring Lutut
2. Bambu Pring Tumpang Sari
3. Bambu Pring Ruas Dempet / Dekat
4. Bambu Pring Belalai Gajah
5. Bambu Pring Bolong
6. Bambu Pring Buncit
7. Bambu Pring Combong / Bolong Tembus
8. Bambu Pring Lipat
9. Bambu Pring Bengkok
10. Bambu Pring Pagoda
11. Bambu Pring Kembang Bambu
12. Bambu Pring Kaki Gajah
13. Bambu Pring Buluh Perindu
14. Bambu Pring Patil Lele
15. Bambu Pring Patil Sumbilang
16. Bambu Pring Bintang
17. Bambu Pring Jalu
18. Bambu Pring Sambung Roso / yin yang
19. Bambu Pring Junjung Drajat
20. Bambu Pring Kendit
21. Bambu Pring Pethuk (Fake & Original Pethuk)
22. Bambu Pring Lilit (Punggung Kura-kura)
23. Bambu Pring Dampit / Kembar Siam
24. Bambu Pring Spiral / Per
25. Bambu Pring Buta Ruas
26. Bambu Pring Buntet
27. Bambu Pring Benalu / Kamandeh
28. Bambu Pring Rogo Sukmo
29. Bambu Pring Lafadz

Semua nama bambu unik tersebut hanya secara umum belum termasuk nama jenis dari kombinasi bentuk keunikkannya. Nama akan ditambahkan bila terdapat jenis bambu unik yang baru

Semua nama yang tertulis berdasarkan secara umum dan bersumber dari sebuah Komunitas pencinta Bambu Unik, sedangkan ada banyak para pemiliknya memberikan nama bambunya dengan sebutan lain seperti Bambu Ular Naga, Bambu Keris, dsb. tergantung dari imajinasi pemiliknya dalam melihat sebuah bambu unik, dan jika dilihat secara keseluruhan maka akan diketahui masuk jenis apa bambu pring tersebut.

Beberapa owner / pemiliknya tak jarang memberikan fitur tambahan untuk mempercantik bentuk bambu yang dimilikinya seperti membuat gagang keris, kepala naga, burung dsb, atau memberikan wadah hingga kendi untuk membuat bambu berdiri. Serta ada pula dilakukan pengecatan menggunakan pernis pada bambu miliknya agar terlihat mengkilap.

Nama Bambu dapat berbeda Karena Imajinasi Owner / Pemilik, sebagai contoh “bambu pring trongtong” yang pada dasarnya ia merupakan bentuk pring bolong namun karena memiliki bolong yang cukup lebar dan menyerupai Trongtong / Kentongan maka dinamai Bambu Pring Trongtong dan berlaku pula dengan pring lafadz yang dapat membentuk Tulisan Lafadz.

Nama Bambu dapat berbeda Karena Kemiripan atau Kekeliruan. Pada bambu Patil Lele misalnya, yang pada dasarnya ia merupakan sejenis Tumpang Sari namun karena bentuknya seperti patil lele sehingga dinamakan Tumpang Sari Patil lele.

Nama Bambu dapat berbeda Karena Penambahan Fitur, yakni Bambu Pring Naga, Bambu tersebut memiliki bentuk melingkar dan memberikan tambahan fitur seperti kepala dan tangan maka akan memberikan kesan seperti bentuk naga.

Nama Bambu dapat bertambah Karena Kombinasi Bentuk / Jumlah Lebih dari 1

Contoh : Bambu Pring Menara / tower / Pagoda Bolong, yang pada dasarnya ia merupakan bentuk bambu bolong, namun karena memiliki kombinasi bentuk dengan Pring Pagoda dan Bambu bolong yang memberikan kesan seperti menara dengan jumlah yang banyak, serta seperti Patil Lele Tingkat 4 yang menunjukkan jika bambu pring patil lele tersebut memiliki jumlah ruas yang banyak lebih dari 1.

Nama-Nama di atas berdasarkan perkembangan orang yang memiliki dan menemukan berbagai bambu unik sehingga dapat digolongkan dalam beberapa Jenis Nama, Nama akan ditambahkan bila terdapat informasi terbaru. (rel)

Pos terkait